Kamis, 27 Juni 2013

Perfume

Hi~ it's been a long time for me to keep this blog alive.

I'm using english again because lately i feel that my english become worse. Suddenly I remembered what someone in some workshop say to me "I'm not good in english, but I will do my best". Because life is all about doing our best right?

So, here I am. Posting in my page because I'm in "doing my best" phase.


Oh, I wanna sharing about the important of environment that we life.

Everyone, as a part of society, have so many kinds environment that they live, that they can contribute to that environment or just have a little role. That environment f.e. are family, school, neighbor, club or organization, work, etc. Nowadays, I'm living in just 3 environments, fam, ukhties, and just some chats with my college's friends (fyi, I've gratuated already). In english matter, my college friends thought that I'm is a genius one b.c. I'm the only one student that can pass our university english test, like toefl. BUT, in Ukhties my english is the worst in the group.

What i wanna say is "You're just a small piece in this world". Some people can judge you a genius one, but some peoples can critics you cause of your "weakness". Which one of zone that you've to live? The zone that you accepts more critics than compliments. That zone, that environment. Because that's a growth zone. Critics can make you wanna do your best, it's makes you trying harder. It's hard, b.c. it's life. So gets socialize, expose the world, make some friends, and learn from them. 

I'm saying this not because I've experienced, kkk~ I'm also trying to do :)

And what the synchronize with the title? Nothing, i just re-reading the books b.c. I'm getting bored from doing nothing. Waiting job's interviews and the other tests. Haa~ i'm feeling useless right now that i wanna cry. No, i did.

Senin, 03 Desember 2012

Globalisasi sebagai bentuk Neo-Lib

Tulisan ini menyambung tulisan sebelumnya mengenai gerakan sosial anti-globalisasi. 
Banyak pihak melihat gerakan anti globalisasi sebagai tanggapan kritis terhadap pengembangan neoliberalisme, yang secara luas dianggap telah dimulai oleh kebijakan Margaret Thatcher dan Ronald Reagan menuju kapitalisme laissez faire pada tingkat global dengan mengembangkan privatisasi ekonomi negara-negara dan melemahkan peraturan perdagangan dan bisnis. Para penganjur neoliberal berpendapat bahwa peningkatan perdagangan bebas dan pengurangan sektor publik akan membawa manfaat bagi negara-negara miskin dan kepada orang-orang yang miskin di negara-negara kaya. Kebanyakan pendukung antiglobalisasi sangat tidak sependapat, dan menambahkan bahwa kebijakan neoliberal dapat menyebabkan hilangnya kedaulatan lembaga-lembaga demokratis. Kondisi Indonesia saat ini merupakan dampak dari neoliberalisasi yang juga mencengkeram negara kita. 

Anti-Globlalisasi

Kali ini saya mencoba membahas mengenai gerakan sosial anti globalisasi. Gerakan sosial ini sering disalahartikan atau mengalami diskursus pada masyarakat menjadi gerakan yang menolak produk-produk kapitalis. Padahal tidak "sekejam" itu dan hal yang mustahil juga. Karena baju, motor, makanan, minuman, laptop, bahkan air pun merupakan produk-produk kapitalis.  Hampir segala aspek kehidupan saat ini adalah produk dari globalisasi.

Agar tidak melenceng terlalu jauh, saya jelaskan mengenai gerakan anti-globalisasi terlebih dahulu. Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global, atau yang dikenal dengan Perdagangan Bebas. Alasan munculnya gerakan sosial ini adalah karena globalisasi lebih banyak memberikan efek negatif terhadap negara "korban" seperti mengikis lingkungan hidup, hak-hak buruh, kedaulatan nasional, dunia ketiga, dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya. Yang menjadi target dari globalisasi adalah negara-negara berkembang atau negara dunia ketiga, seperti Indonesia.